Rupiah Kembali Tak Bertenaga ke Rp17.738 per Dolar AS Pagi Ini

CNN Indonesia
Rabu, 17 Jun 2026 10:06 WIB
Lembaran mata uang rupiah dan dollar AS diperlihatkan di salah satu jasa penukaran valuta asing di Jakarta, Rabu, 5 September 2018.
Analis menilai rupiah berpotensi bergerak terbatas hari ini seiring sikap hati-hati pelaku pasar yang masih menunggu perkembangan sejumlah sentimen global. (FOTO:CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.738 per dolar AS pada perdagangan Rabu (17/6) pagi. Mata uang Garuda melemah 13 poin atau 0,07 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, mata uang Asia bergerak variatif terhadap dolar AS. Sejumlah mata uang terpantau menguat, yakni peso Filipina sebesar 0,03 persen, dolar Singapura 0,02 persen, yen Jepang 0,05 persen, dan dolar Hong Kong 0,02 persen.

Sebaliknya, won Korea Selatan melemah 0,32 persen dan ringgit Malaysia terdepresiasi 0,01 persen. Sementara yuan China bergerak stabil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pergerakan serupa juga terjadi pada mata uang utama negara maju. Euro Eropa menguat 0,05 persen, poundsterling Inggris naik 0,01 persen, dolar Australia menguat 0,01 persen, serta franc Swiss terapresiasi 0,09 persen.

Di sisi lain, dolar Kanada melemah 0,01 persen terhadap dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah berpotensi bergerak terbatas pada perdagangan hari ini seiring sikap hati-hati pelaku pasar yang masih menunggu perkembangan sejumlah sentimen global.

[Gambas:Youtube]

"Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi terhadap dolar AS dengan potensi melemah atau menguat terbatas. Investor cenderung wait and see menantikan kepastian kesepakatan damai AS-Iran secara resmi serta mengantisipasi hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) malam ini," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Rabu (17/6).

Ia memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp17.700 per dolar AS hingga Rp17.800 per dolar AS pada perdagangan hari ini (17/6).

(lau/ins) Add as a preferred
source on Google