SpaceX IPO, Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia
Perusahaan antariksa milik Elon Musk, SpaceX, resmi melantai di bursa saham Amerika Serikat pada Jumat (12/6) waktu setempat dengan valuasi pasar mendekati US$2 triliun atau sekitar Rp35.621 triliun (asumsi kurs Rp17.810 per dolar AS).
Pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO) tersebut sekaligus menjadikan Musk sebagai orang pertama di dunia yang memiliki kekayaan lebih dari US$1 triliun.
Saham SpaceX dibuka pada harga US$150 per lembar, naik sekitar 11 persen dibandingkan harga IPO sebesar US$135 per saham. Kenaikan itu membuat valuasi perusahaan mencapai sekitar US$1,96 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepanjang perdagangan, saham SpaceX terus menguat hingga ditutup di level US$159 per saham atau melonjak sekitar 18 persen dibandingkan harga IPO.
Kepala Global Equity Capital Markets Mergermarket Samuel Kerr sebelumnya memperkirakan saham SpaceX akan langsung melonjak pada hari pertama perdagangan berkat tingginya antusiasme investor terhadap IPO perusahaan tersebut.
"Kami memperkirakan saham SpaceX akan langsung mencatat lonjakan signifikan pada awal perdagangan berkat tingginya antusiasme pasar terhadap IPO ini, kemungkinan lebih dari 20 persen. Jika kenaikannya lebih rendah dari itu, saya justru akan merasa cemas," kata Kerr dikutip dari Al Jazeera, Jumat (12/6).
Sebelumnya, SpaceX menjual saham senilai US$75 miliar dalam penawaran umum perdana yang langsung mengerek valuasi perusahaan menjadi sekitar US$1,77 triliun.
Permintaan investor terhadap saham perusahaan tersebut juga dilaporkan mencapai empat kali lebih besar dibandingkan jumlah saham yang ditawarkan.
Berdasarkan laporan Bloomberg, sekitar 70 persen alokasi saham institusional diberikan kepada investor jangka panjang (long-only investor) dan sejumlah sovereign wealth fund, termasuk dari Arab Saudi dan Kuwait.
Lihat Juga : |
Presiden SpaceX Gwynne Shotwell bersama Chief Financial Officer Bret Johnsen membuka perdagangan perdana dengan membunyikan lonceng pembukaan di Nasdaq MarketSite, New York.
IPO SpaceX menjadi salah satu pencatatan saham terbesar dalam sejarah pasar modal AS dan dipandang sebagai tolok ukur minat investor terhadap gelombang IPO perusahaan teknologi besar berikutnya, termasuk perusahaan kecerdasan buatan seperti Anthropic dan OpenAI.
Pencatatan saham tersebut juga memperkokoh posisi SpaceX sebagai salah satu perusahaan paling bernilai di dunia, meski perusahaan itu dilaporkan masih membukukan kerugian hampir US$5 miliar sepanjang tahun lalu.
Pertumbuhan bisnis SpaceX saat ini banyak ditopang layanan internet satelit Starlink yang disebut menyumbang sekitar 80 persen dari total pendapatan perusahaan.
Di hari yang sama dengan debut sahamnya, SpaceX juga meluncurkan roket Falcon 9 yang membawa 29 satelit ke orbit dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat.
(lau/mik) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

