Ramalan Purbaya soal Kapan Rupiah Bangkit Melawan Dolar AS
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa punya ramalan kapan nilai tukar rupiah mulai bangkit terhadap dolar AS.
Ia memperkirakan kurs rupiah terhadap dolar AS akan kembali menguat secara bertahap pada semester II atau mulai Juli 2026.
"Rupiah akan kembali menguat secara bertahap pada semester II tahun 2026," kata Purbaya dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
'Ramalan' Purbaya soal rupiah menguat mulai semester II 2026 dengan memperhitungkan beberapa faktor ekonomi. Ia mengatakan hingga awal Juni 2026, rupiah masih menghadapi tekanan yang berasal dari berbagai faktor, baik dari global maupun domestik.
Lihat Juga : |
"Kami juga mencermati perkembangan nilai tukar rupiah hingga awal Juni 2026 masih menghadapi tekanan, terutama dipengaruhi oleh sentimen global, kondisi risk off di pasar keuangan, serta tekanan dari transaksi berjalan dan transaksi finansial domestik," ujarnya.
Ia pun yakin tekanan tersebut dapat mereda melalui sinergi yang lebih kuat antara kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan.
Menurutnya, perbaikan tata kelola devisa hasil ekspor (DHE) serta pendalaman pasar keuangan domestik, akan meningkatkan pasokan valuta asing di dalam negeri dan memperkuat kepercayaan investor.
Selain itu, Purbaya menyebut prospek ekonomi global pada 2027 diperkirakan lebih baik dibanding tahun ini, seiring meredanya sejumlah konflik geopolitik.
"Di tahun 2027, konflik geopolitik terutama Iran dan AS dan Israel diperkirakan semakin mereda dan pertumbuhan ekonomi global diperkirakan akan membaik," ujarnya.
Dengan mempertimbangkan berbagai faktor tersebut, pemerintah memperkirakan nilai tukar rupiah pada 2027 akan bergerak di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS.
"Pemerintah memperkirakan rupiah di tahun 2027 terjaga stabil pada kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS," ujar Purbaya.
Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp17.944 per dolar AS pada perdagangan Rabu (10/6) sore. Mata uang Garuda menguat 114 poin atau 0,63 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
(pta) Add
as a preferred source on Google