Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.944 per Dolar AS Sore ini
Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp17.944 per dolar AS pada perdagangan Rabu (10/6) sore. Mata uang Garuda menguat 114 poin atau 0,63 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Penguatan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang Asia yang juga menguat terhadap dolar AS. Peso Filipina naik 0,22 persen dan won Korea Selatan menguat 0,41 persen.
Sementara itu, sejumlah mata uang Asia lainnya masih tertekan. Yuan China melemah 0,05 persen, ringgit Malaysia turun 0,09 persen, dolar Singapura terkoreksi 0,06 persen, dan yen Jepang melemah 0,02 persen. Dolar Hong Kong menjadi pengecualian dengan penguatan tipis 0,01 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kelompok mata uang negara maju, pergerakannya bervariasi. Euro menguat 0,07 persen, poundsterling Inggris naik 0,09 persen, dan dolar Kanada bertambah 0,12 persen. Sebaliknya, dolar Australia melemah 0,21 persen dan franc Swiss turun 0,09 persen terhadap dolar AS.
Analis mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan rupiah mendapat sentimen positif dari keputusan Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,5 persen serta meningkatnya minat investor terhadap aset domestik.
"Pelaku pasar menyambut baik kenaikan suku bunga Bank Indonesia sebesar 25bp menjadi 5,5 persen pada hari Selasa, yang bertujuan untuk menstabilkan rupiah setelah berulang kali mencapai rekor terendah," ujar Ibrahim kepada CNNIndonesia.com.
Ia menambahkan penguatan rupiah juga didukung optimisme pasar terhadap lelang Surat Utang Negara (SUN) serta upaya pemerintah menjaga kepercayaan investor.
Meski demikian, Ibrahim mengingatkan tekanan eksternal masih membayangi pasar. Eskalasi konflik di Timur Tengah kembali memicu kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi global dan mendorong kenaikan harga minyak dunia.
Selain itu, pelaku pasar juga menantikan data inflasi Amerika Serikat yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga bank sentral AS atau The Fed.
Untuk perdagangan Kamis (11/6), Ibrahim memperkirakan rupiah bergerak fluktuatif namun berpeluang melanjutkan penguatan dalam rentang Rp17.900 hingga Rp18.050 per dolar AS.
(lau/sfr) Add
as a preferred source on Google