Purbaya Respons Isu 'Sell Indonesia': Penulis Gak Tahu Keadaan RI

CNN Indonesia
Sabtu, 06 Jun 2026 12:53 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
Menkeu Purbaya merespons pernyataan "sell Indonesia" yang muncul dalam pemberitaan media internasional Bloomberg dan ramai diperbincangkan di media sosial. (CNN Indonesia TV).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons pernyataan "sell Indonesia" yang muncul dalam pemberitaan media internasional dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Purbaya menilai pernyataan tersebut muncul karena pihak yang menyampaikannya tidak memahami kondisi ekonomi Indonesia secara utuh.

"Itu kan diterbitkan, saya baca di Bloomberg ya, itu salah satu penulis mungkin yang enggak tahu keadaan Indonesia seperti apa," ujar Purbaya di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (6/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam laporan Bloomberg yang menjadi sorotan, Kepala Riset K2 Asset Management George Boubouras menyampaikan pandangannya terhadap Indonesia.

Manajer hedge fund yang mengelola aset sekitar US$4,3 miliar itu mengaku telah keluar dari seluruh investasinya di Indonesia sejak 2024.

"Sell Indonesia," ujarnya. "Saya sama sekali tidak kenal Indonesia. Saya tidak akan memberi mereka kesempatan," ujar George dalam pemberitaan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Purbaya mengatakan pemerintah berupaya memberikan gambaran yang lebih jelas kepada pelaku pasar mengenai kondisi ekonomi domestik.

Ia mengungkapkan salah satu langkah yang dilakukan adalah mempercepat pelaksanaan konferensi pers APBN Kita pada Jumat (5/6) agar investor memperoleh informasi terkini mengenai kondisi fiskal dan perekonomian nasional.

Menurut Purbaya, fundamental ekonomi Indonesia masih bagus dan kondisi fiskal tetap terjaga baik.

"Teman-teman investor, tolong lihat lebih detail, pahami kondisi ekonominya seperti apa. Yang bisa saya katakan sekarang adalah fiskal bagus, ekonominya bagus," ujar Purbaya.

Ia berharap investor melihat langsung data-data ekonomi yang tersedia.

"Kepemimpinan Bapak Presiden masih cukup kuat untuk memastikan semua berjalan sesuai dengan strategi pembangunan Bapak Presiden," jelasnya.

[Gambas:Youtube]

(dhz/sfr) Add as a preferred
source on Google