IHSG Diproyeksi Kian Terkapar Jelang Akhir Pekan

CNN Indonesia
Jumat, 05 Jun 2026 06:20 WIB
Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (19/3/2020).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Jumat (5/6). Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A).
Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Jumat (5/6).

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih rawan melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini, meski peluang rebound jangka pendek tetap terbuka.

"IHSG berpotensi melanjutkan penurunan ke area 5.395-5.412, sementara dalam jangka pendek masih ada peluang menguat ke kisaran 5.852-5.881," ujar Herditya dalam riset hariannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.735, 5.381 dan resistance 6.215, 6.588 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADMR, MAPI, MDKA, dan RAJA.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham berpeluang rebound pada perdagangan hari ini setelah menyentuh target koreksi teknikal dan membentuk pola candle hammer.

"Selama IHSG bertahan di atas 5.673, peluang rebound masih terbuka dengan target penguatan menguji resistance 6.264," ujar Ivan.

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 5.673, 5.439, dan 5.052 dan resistance 5.964, 6.264, 6.459, dan 6.587 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADMR, ANTM, BUMI, MDKA, dan MEDC.

IHSG ditutup melemah di level 5.839 pada perdagangan Kamis (4/6) sore. Indeks saham melemah 101,28 poin atau minus 1,7 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp25,33 triliun dengan volume perdagangan sekitar 39,35 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2,29 juta kali.

Pada penutupan kemarin, 623 saham terkoreksi, 106 menguat, dan 85 stagnan.

[Gambas:Video CNN]

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

(del/sfr) Add as a preferred
source on Google