Siap-siap, Mendag Sebut Harga Minyakita Bakal Naik dalam Waktu Dekat!

CNN Indonesia
Kamis, 04 Jun 2026 13:53 WIB
Pedagang menjual Minyakita di pasar Tradisional Parung, Bogor. Selasa (9/7). CNN Indonesia/Andry Novelino
Pemerintah bakal menaikkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng rakyat atau Minyakita, meskipun harga terbaru belum disepakati. (FOTO:CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah bakal menaikkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng rakyat atau Minyakita. Hal ini disampaikan oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso atau Busan usai rapat koordinasi bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Badan Pangan Nasional (Bapanas), dan Kementerian Pertanian.

Meski begitu, Busan menyebutkan HET terbaru Minyakita belum disepakati sehingga masih berlaku seharga Rp15.700 per liter hingga saat ini.

"Jadi hari ini kita menyepakati akan menaikkan harga acara tertinggi untuk penyelenggaraan. Memang harganya belum disepakati dan kapan akan ditentukan untuk penetapannya," ujar Busan dalam konferensi pers di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Kamis (4/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keputusan ini diambil setelah pemerintah mempertimbangkan kenaikan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO). Ia menyebut harga rata-rata CPO telah menembus angka Rp15.445 per kilogram (kg).

"Kita ingin melihat lagi perkembangan harga CPO. Memang harga CPO naik kemarin rata-rata Rp15.445 (per kg)," terangnya.

[Gambas:Youtube]

Selain itu, Busan menjelaskan pemerintah belum menetapkan HET Minyakita yang baru karena harga CPO dan Tandan Buah Segar (TBS) sawit masih fluktuatif.

Dengan demikian, ia memperkirakan HET Minyakita yang baru akan ditetapkan sekitar satu hingga dua minggu ke depan usai harga CPO stabil.

"Kita akan melihat harganya stabil, setelah itu baru ditetapkan berapa angka untuk kenaikan harga acara tertinggi untuk minyak kita," jelas Busan.

"Jadi tadi sudah disepakati seperti itu, mungkin dalam waktu satu minggu, dua minggu, segera kita lakukan penyesuaian apabila harga CPO relatif normal," lanjutnya.

(fln/ins) Add as a preferred
source on Google