JOGJA FINANCIAL FESTIVAL 2026

Bos Danantara Sebut BUMN PT INTI Segera Ditutup

CNN Indonesia
Sabtu, 23 Mei 2026 16:45 WIB
COO Danantara Dony Oskaria menyampaikan pemaparan dalam Jogja Financial Festival 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, DIY, Sabtu (23/5/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
COO Danantara Dony Oskaria memperkirakan akan menutup BUMN yang berlokasi di Bandung yakni PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jakarta, CNN Indonesia --

Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria memperkirakan akan menutup BUMN yang berlokasi di Bandung yakni PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI).

Menurutnya, salah satu tantangan utama pengelolaan BUMN selama ini adalah tidak adanya sistem yang terintegrasi antarperseroan sehingga perusahaan yang sehat sulit membantu BUMN bermasalah.

"BUMN sebelumnya itu berdiri sendiri-sendiri. Ini yang banyak orang tidak tahu," ujar Dony dalam Jogja Financial Festival 2026 di Yogyakarta, Sabtu (23/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan kondisi tersebut membuat sejumlah BUMN besar yang pernah berjaya akhirnya menghadapi tekanan berat.

"Kalau di Bandung itu ada PT INTI yang sangat terkenal, sekarang menghadapi persoalan, mungkin akan kita tutup juga," katanya.

Selain PT INTI, Dony juga menyinggung beberapa BUMN lain yang pernah mengalami tekanan bisnis, seperti PT Jakarta Lloyd (Persero) dan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.

Menurutnya, sebelum adanya Danantara, laba dari BUMN besar seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tidak dapat digunakan untuk membantu perusahaan negara lainnya.

"Labanya BRI, Bank Mandiri dan lainnya tidak bisa dipergunakan untuk membantu perusahaan yang lain," ujarnya.

Karena itu, pemerintah kini mengonsolidasikan BUMN melalui Danantara yang disebut sebagai sovereign wealth fund berbasis perusahaan negara atau state-owned enterprise based sovereign wealth fund.

(kum/asa) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]