Strategi Canggih DBS Indonesia Kelola Multi-Mata Uang dan Investasi
Bank DBS Indonesia menyediakan solusi terintegrasi yang membantu kompleksitas pengelolaan keuangan perusahaan, khususnya bisnis yang berurusan dengan banyak mata uang dan transaksi internasional, yakni DBS IDEAL.
Dengan DBS IDEAL, pebisnis tak perlu lagi merekonsiliasi transaksi di tiga bank berbeda dan dua mata uang secara manual. Terlebih, proses ekspor dan rekonsiliasi manual dapat berlarut-larut, membuat penutupan akhir kuartal memakan waktu berminggu-minggu.
Solusi Integrasi untuk Kendali Arus Kas Real-Time
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyadari bahwa fragmentasi tersebut dapat menghambat visibilitas dan kontrol real-time atas arus kas, DBS IDEAL yang dikombinasikan dengan Rekening Multi-Mata Uang, menawarkan solusi yang kuat.
Direktur Global Financial Markets, PT Bank DBS Indonesia, Puneet Punj menyatakan, Bank DBS Indonesia memahami bahwa pengelolaan keuangan multi-mata uang adalah tantangan krusial bagi banyak bisnis.
"Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk menjadi mitra tepercaya yang menyediakan solusi inovatif dan terintegrasi seperti DBS IDEAL dan Currency-Linked Investment. Kami tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga keahlian advisory yang membantu tim keuangan mengubah kerumitan menjadi efisiensi operasional dan potensi pertumbuhan investasi yang strategis," kata Puneet.
(Foto: Arsip DBS Indonesia) |
Satu Akun untuk Kendali Penuh Arus Kas Perusahaan
Hanya dengan satu rekening, pengguna dapat mengelola 12 mata uang berbeda, termasuk IDR, USD, SGD, AUD, CNH, HKD, NZD, GBP, SEK, CHF, EUR, dan JPY. Hal ini menghapus kebutuhan atas rekening FX terpisah, serta memudahkan bertransaksi antar mata uang dalam rekening yang sama.
DBS IDEAL menyediakan satu login dan visibilitas real-time di semua rekening dan mata uang dalam satu dashboard. Dengan kata lain, waktu rekonsiliasi berkurang secara signifikan, dan tim dapat fokus terhadap analisis strategis lainnya.
Selain itu, DBS IDEAL hadir tanpa biaya pengaturan maupun langganan bulanan, dan digital token gratis, menyediakan akses 24/7 dari mana saja di dunia.
DBS CLI untuk Maksimalkan Dana Valas Menganggur
(Foto: Arsip DBS Indonesia) |
Setelah arus kas tertata melalui DBS IDEAL, akan terlihat saldo mata uang asing yang kini terlihat menganggur. FX yang tidak terstruktur secara efektif dapat menjadi biaya implisit daripada default yang aman, terlebih nilai mata uang berubah setiap hari.
Di sini, Currency-Linked Investment (CLI) berperan. CLI adalah penempatan terstruktur yang terkait dengan pergerakan nilai tukar FX, menawarkan potensi imbal hasil sesuai profil risiko perusahaan yang mungkin lebih tinggi dari deposito standar.
Prosesnya dimulai dengan penilaian eksposur FX oleh Spesialis Global Financial Markets (GFM) Bank DBS Indonesia, yang meninjau siklus FX bisnis perusahaan. Berdasarkan penilaian, penempatan terstruktur dirancang di sekitar kebutuhan pembayaran dan mata uang bisnis.
CLI sendiri menyediakan tenor yang fleksibel, mulai 1 minggu hingga 3 6 bulan, selaras dengan siklus pembayaran FX bisnis dengan penempatan minimum setara US$50.000. Produk terstruktur ini memastikan risiko FX perusahaan Anda ditentukan dan terbatas, tidak terbuka.
Spesialis GFM Bank DBS Indonesia selaku penasihat pun dipastikan memberikan dukungan di sepanjang tenor penempatan, termasuk strukturisasi dan pemantauan. Nasabah akan didampingi menavigasi kompleksitas valuta asing, termasuk melalui pemanfaatan keahlian koridor ASEAN, terutama dalam aliran FX Indonesia, Singapura, dan Tiongkok.
Mengusung komitmen sebagai mitra yang terpercaya untuk pertumbuhan bisnis, Bank DBS Indonesia juga mengoptimalkan operasi treasury dan menyebarkan dana surplus secara strategis.
Investasi ini mengandung risiko. Syarat dan ketentuan berlaku.
(rea/rir) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

