Potongan Aplikator Ojol 8 Persen Berlaku Pada Juni 2026

CNN Indonesia
Jumat, 08 Mei 2026 17:04 WIB
Kemnaker berharap potongan 8 persen oleh operator terhadap para pengemudi ojol berlaku pada Juni 2026. Gojek hingga Grab dipanggil dalam waktu dekat.
Kemnaker berharap potongan 8 persen oleh operator terhadap para pengemudi ojol berlaku pada Juni 2026. Gojek hingga Grab dipanggil dalam waktu dekat. (CNNIndonesia/Adi Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menargetkan potongan 8 persen oleh operator terhadap para pengemudi ojek online (ojol) bisa berlaku pada Juni 2026. Pemanggilan terhadap para aplikator akan dilakukan dalam waktu dekat.

Potongan aplikator 8 persen ini ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026. Di tegaskan bahwa minimal 92 persen pendapatan masuk ke kantor pengemudi.

"Mudah-mudahan Juni (bisa diterapkan)," ujar Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor usai menghadiri Penganugrahan Paritrana Award BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2025 di Gedung BP Jamsostek, Jumat (8/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Afriansyah, pemanggilan para aplikator akan dilakukan dalam waktu dekat. Tujuannya untuk mendengar pendapat sebelum kebijakan diimplementasikan.

"Ini akan segera kita panggil, karena Perpres-nya ini sendiri kan baru keluar kemarin dan insya Allah kita akan sesuai dengan arahan Presiden, 8 persen pemotongan," katanya.

Ia menyebutkan sejauh ini aplikator belum ada yang menyampaikan keberatan secara terbuka ke Kemenaker. Kendati pihaknya akan tetap memanggil untuk memastikan pandangan para aplikator.

"Ini dalam proses, kami sedang melakukan komunikasi dengan pihak aplikator besar, ya. Tapi mereka sudah tahu. Ini akan segera kita panggil," pungkasnya.

Potongan aplikator ojol di bawah 10 persen pertama kali disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidatornya di Hari Buruh pada 1 Mei 2026. Kemudian, ditekankan melalui Perpres yang dirilis awal pekan.

[Gambas:Youtube]

(ldy/pta) Add as a preferred
source on Google