PLN Konsolidasi Proyek PLTS Mentari Nusantara I Lewat Skema GIGA ONE

PLN | CNN Indonesia
Jumat, 01 Mei 2026 16:36 WIB
PLN luncurkan proyek PLTS Mentari Nusantara I berkapasitas 1,225 GW dengan strategi GIGA ONE, dukung transisi energi bersih dan pertumbuhan ekonomi.
Ilustrasi. (Foto: Arsip PLN)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT PLN (Persero) meluncurkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Mentari Nusantara I berkapasitas 1,225 gigawatt (GW) melalui strategi pengadaan terintegrasi GIGA ONE. Proses tender resmi dimulai pada 30 April 2026 sebagai bagian dari percepatan pengembangan energi baru terbarukan.

GIGA ONE merupakan model pengadaan baru yang mengonsolidasikan sejumlah proyek energi terbarukan skala besar dalam satu paket strategis. Pendekatan ini dirancang untuk menciptakan skala keekonomian yang lebih optimal dan memberikan kepastian proyek yang lebih terukur bagi investor.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyebut strategi ini sebagai terobosan dalam mempercepat realisasi proyek energi bersih sekaligus memperkuat daya tarik investasi di sektor ketenagalistrikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lewat strategi bundling GIGA ONE, pengadaan proyek dilakukan secara konsolidasi dalam satu paket strategis. Hal ini membuat aspek keekonomian proyek jauh lebih bankable, kepastian proyek meningkat, serta proses pengadaan hingga konstruksi menjadi lebih efisien," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (1/5).

Ia menilai, proyek ini akan memberikan dampak luas bagi perekonomian, termasuk mendorong pertumbuhan lapangan kerja hijau atau green jobs. Selain itu, program ini diarahkan untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) guna memperkuat rantai pasok manufaktur energi nasional.

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, menambahkan PLTS Mentari Nusantara I merupakan program unggulan yang menjadi penggerak awal dalam mendukung target pemerintah membangun PLTS berkapasitas 100 gigawatt, sebagaimana digagas Presiden Prabowo Subianto.

"Melalui strategi bundling GIGA ONE, PLN menempatkan energi terbarukan sebagai motor pertumbuhan industri nasional. Ini bukan sekadar pembangunan pembangkit, tetapi pengembangan ekosistem industri energi bersih yang terintegrasi dari hulu ke hilir," jelas dia.

Secara geografis, kapasitas 1,225 gigawatt proyek ini akan tersebar di berbagai wilayah. Jawa mendapat porsi terbesar sebesar 600 megawatt, diikuti Kalimantan 340 megawatt, Maluku dan Papua 120 megawatt, Nusa Tenggara Barat 80 megawatt, Sulawesi 50 megawatt, dan Sumatra 35 megawatt.

Seluruh proyek ditargetkan mencapai commercial operation date (COD) pada 2029. Proyek ini sendiri menjadi salah satu bagian dari komitmen PLN dalam mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060 atau lebih cepat.

Ke depan, skema GIGA ONE akan direplikasi untuk pengadaan pembangkit hidro, bayu, serta Battery Energy Storage System (BESS). Langkah ini merupakan bagian dari transformasi sektor ketenagalistrikan nasional menuju sistem energi bersih yang mandiri.

"GIGA ONE menjadi blueprint baru pengadaan energi terbarukan di Indonesia dan tonggak penting dalam perjalanan transisi energi nasional," pungkas Suroso.

(rir) Add as a preferred
source on Google