OJK Bertemu Lagi dengan MSCI, Ini Harapannya

CNN Indonesia
Selasa, 28 Apr 2026 03:45 WIB
OJK berharap pasar modal Indonesia tetap berada dalam kategori emerging market setelah kembali melakukan pertemuan dengan MSCI.
OJK berharap pasar modal Indonesia tetap berada dalam kategori emerging market setelah kembali melakukan pertemuan dengan MSCI. (CNN Indonesia/Endrapta Ibrahim Pramudhiaz).
Jakarta, CNN Indonesia --

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap pasar modal Indonesia tetap berada dalam kategori negara berkembang (emerging market) setelah melakukan pertemuan dengan penyedia indeks saham global Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyebut diskusi dengan MSCI berlangsung positif dan konstruktif.

Ia mengungkap MSCI mengapresiasi berbagai langkah reformasi pasar modal RI yang dilakukan OJK, Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka menyampaikan pengakuan atas berbagai progres dan capaian agenda reformasi integritas di pasar modal kita," ujar Hasan di Gedung BEI, Jakarta, Senin (27/4).

Ia menjelaskan sejumlah kebijakan yang mendapat respons positif antara lain peningkatan transparansi kepemilikan saham di atas 1 persen serta publikasi daftar saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi.

Daftar saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi melalui High Shareholder Concentration disebut mendapat respons positif.

"Per awal April ada sembilan saham yang masuk di dalamnya. 1-2 saham juga merupakan saham yang masuk dalam kelompok saham dalam Indeks MSCI," ujar Hasan.

Selain itu, OJK juga memperluas klasifikasi tipe investor dari sembilan menjadi 39 kategori untuk meningkatkan transparansi.

OJK juga telah mengeluarkan aturan untuk meningkatkan minimum free float secara bertahap dari 7,5 persen menjadi 15 persen

Hasan mengungkap MSCI akan kembali melakukan evaluasi indeks pada 12 Mei mendatang. Hasil dari pemanfaatan data reformasi tersebut diharapkan mulai terlihat dalam proses rebalancing.

Ia menambahkan penilaian klasifikasi pasar akan kembali dilakukan pada Juni mendatang. OJK berharap Indonesia tetap masuk kategori emerging market dalam evaluasi tersebut.

"Di situlah kita harapkan nanti kita tetap diakui dan menjadi bagian dari indeks yang masuk dalam kategori emerging market sesuai kondisi kita saat ini," ucap Hasan.

Ke depan, OJK juga akan berdialog dengan investor global dengan bantuan World Bank dan IFC. Hasan menyebut akan dibentuk investor advisory group.

Hasan berharap dalam pertemuan yang dilakukan secara virtual itu mereka bisa mendapatkan respons dari progres dan capaian yang telah mereka lakukan dalam reformasi pasar modal RI.

"Kita tidak akan ragu, tidak akan pernah surut, akan terus mendorong peningkatan integritas di pasar modal kita, sehingga level akseptansi dan kepercayaan investor, tidak hanya investor domestik, tapi juga investor global, tentu juga berbekal perbandingan dan standar best practice apa yang diterapkan juga di bursa-bursa efek terkemuka lainnya," ujar Hasan.

[Gambas:Video CNN]

(dhz/sfr) Add as a preferred
source on Google