Rupiah Menguat Rp17.229 per Dolar AS Berkat Intervensi BI
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4) sore. Mata uang Garuda menguat 57 poin atau 0,33 persen dari perdagangan sebelumnya.
Sementara itu, kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp17.278 per dolar AS.
Mata uang di kawasan Asia bergerak bervariasi. Yen Jepang melemah 0,01 persen, baht Thailand menguat 0,07 persen, yuan China melemah 0,05 persen, peso Filipina melemah 0,39 persen, dan won Korea Selatan melemah 0,25 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dolar Singapura menguat 0,04 persen dan dolar Hong Kong terpantau melemah 0,04 persen pada penutupan perdagangan sore ini.
Selanjutnya, mata uang utama negara maju juga kompak berada di zona hijau. Tercatat euro Eropa menguat 0,04 persen, poundsterling Inggris menguat 0,04 persen, dan franc Swiss menguat 0,01 persen.
Dolar Australia menguat 0,04 persen, dan dolar Kanada juga menguat 0,07 persen.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi oleh komitmen Bank Indonesia untuk terus hadir di pasar untuk menstabilkan nilai tukar.
"Rupiah ditutup menguat oleh intervensi BI yang di mana sehari sebelumnya Gubermur BI telah menegaskan akan meningkatkan intensitas intervensi untuk mendukung rupiah," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.
(sfr/sfr) Add
as a preferred source on Google