Kajian Perpanjangan Jalur MRT Lebak Bulus-Serpong Selesai Tahun Ini

CNN Indonesia
Jumat, 10 Apr 2026 09:47 WIB
Kajian perpanjangan jalur MRT Jakarta dari Lebak Bulus - Serpong disusun oleh PT MRT Jakarta (Perseroda) dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (Sinar Mas Land).
Kajian perpanjangan jalur MRT Jakarta dari Lebak Bulus - Serpong disusun oleh PT MRT Jakarta (Perseroda) dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (Sinar Mas Land). (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkap kajian perpanjangan jalur MRT Jakarta dari Lebak Bulus menuju Serpong ditargetkan selesai pada tahun ini.

Studi tersebut saat ini tengah disusun oleh PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama PT Bumi Serpong Damai Tbk (Sinar Mas Land).

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Allan Tandiono mengatakan kedua pihak telah memulai feasibility study (FS) atau studi kelayakan untuk pengembangan rute baru tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"MRT Jakarta dan Sinarmas Land sudah memulai studi kelayakan perpanjangan jalur MRT Jakarta dari Lebak Bulus ke Serpong," katanya dalam konferensi pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/4).

Ia menyebut target penyelesaian studi kelayakan tersebut diharapkan rampung pada akhir tahun ini.

Kementerian Perhubungan menyambut baik rencana perpanjangan jalur ini karena rute Lebak Bulus hingga Serpong dinilai banyak dilalui masyarakat.

"MRT Jakarta dan Sinarmas Land akan menyelesaikan kajian ini di akhir tahun. Apabila ada MRT, akan baik kedepannya, akan mengurai kemacetan di jalan raya maupun tol," ujar Allan.

Selain itu, Allan menyampaikan pembangunan MRT Jakarta fase 2 hingga Monas ditargetkan selesai pada tahun depan. Pemerintah Provinsi Jakarta disebut terus mendorong percepatan penyelesaian proyek ini.

Sementara untuk proyek MRT Jakarta jalur East-West, ia mengatakan pembangunan akan dimulai tahun ini. Rutenya dari Balaraja, Tangerang, menuju Cikarang, Jawa Barat. Tahap awal konstruksi akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur yang berada di wilayah Jakarta.

MRT Jakarta bersama Sinar Mas Land telah melakukan studi kelayakan pengembangan rute MRT dari Lebak Bulus menuju Serpong sejak Juli 2025.

Waktu itu, inisiatif tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak untuk melakukan kajian komprehensif terkait skema pembiayaan, teknologi, dan trase proyek.

CEO Digital Tech Ecosystem and Development Sinar Mas Land Irawan Harahap menjelaskan kerja sama studi ini berangkat dari kondisi lalu lintas yang semakin padat di wilayah selatan Jakarta dan Tangerang Selatan.

"Ya, kita lihat nih traffic-nya parah kan. Dari kita punya development ke Jakarta gitu. Kita enggak ngomong kita punya development aja lah, kita juga lihatin semuanya gitu kan teman-teman di sekitar perumahan itu ya. Memang kita lihat kondisi ini makin hari makin berat gitu ya," kata Irawan dalam konferensi pers di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (24/7).

Direktur Pengembangan Bisnis MRT Jakarta Farchad Mahfud menyatakan studi ini menjadi dasar penting untuk merumuskan skema pembiayaan yang layak dan realistis.

"Harapannya dengan studi ini nanti kita akan bisa mendapatkan kira-kira gambarannya akan seperti apa, biayanya berapa, dan semua itu memerlukan kajian komprehensif. Bagaimana biaya kita bisa tekan serendah-rendahnya dan pendapatan bisa kita tingkatkan setinggi-tingginya," kata Farchad.

Irawan pun menambahkan keterlibatan Sinar Mas Land saat ini masih sebatas studi. Menurutnya, hasil kajian akan digunakan sebagai dasar untuk menentukan apakah proyek dapat dilanjutkan dengan kontribusi lebih lanjut dari pihak swasta.

"Kita lihat dari opsi-opsi itu visible enggak untuk kita. Meskipun nanti kita akan ada kayak bikin letter of intent terhadap Kementerian Perhubungan untuk menyampaikan intensi kita untuk perpanjangan jalur ini," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

(dhz/pta) Add as a preferred
source on Google