Prabowo Jamin Defisit APBN di Bawah 3 Persen hingga Akhir Tahun

CNN Indonesia
Kamis, 09 Apr 2026 05:50 WIB
Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga rasio utang di bawah 40% PDB dan defisit APBN di bawah 3%, optimis pertumbuhan ekonomi 5,5%.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menjaga rasio utang di bawah 40 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan defisit APBN di bawah 3 persen. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menjaga rasio utang di bawah 40 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan defisit APBN di bawah 3 persen.

Demikian disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai menghadiri Rapat Kerja Pemerintah di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bapak Presiden tadi komit bahwa rasio utang dijaga di level 40 persen walaupun Undang-Undang (Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara) menyiapkan (batas rasio utang) sampai 60 persen (terhadap PDB). Demikian pula juga defisit (APBN) dijaga di level 3 persen. Ini akan dijaga sampai dengan akhir tahun," kata Airlangga.

Ia menyampaikan, perekonomian Indonesia saat ini sedang dalam kondisi baik. Hal ini tercermin dari berbagai indikator seperti Indeks Keyakinan Konsumen, Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur, cadangan devisa, neraca pembayaran, dan sebagainya. Penerimaan pajak juga tumbuh.

Pemerintah pun optimistis pertumbuhan ekonomi di Triwulan I 2026 dapat mencapai kisaran 5,5 persen.

"Pemerintah masih melihat pertumbuhan ekonomi di kuartal pertama masih baik, masih bisa mencapai (target), tadi Menteri Keuangan juga menyampaikan lebih besar (atau) sama dengan 5,5 persen," ucap Airlangga.

Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah akan mempertahankan subsidi bahan bakar minyak (BBM) agar harganya tetap terjangkau oleh masyarakat.

Hal itu disampaikan di tengah lonjakan harga minyak yang sempat menembus US$100 per barel imbas perang Iran melawan AS dan Israel.

"BBM yang bersubsidi akan kita pertahankan untuk rakyat kecil dan rakyat miskin. Kita akan pertahankan untuk 80 persen rakyat kita," ujar Prabowo saat menyampaikan taklimat pada Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih yang disiarkan secara daring melalui akun Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (8/4).

(fra/fra) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]