Danantara dan PLN Hibahkan PLTS untuk Terangi 2.000 Rumah di Sumenep
Danantara Indonesia bersama PT PLN (Persero) menginisiasi pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk memperluas akses listrik bersih di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Program ini ditargetkan mampu menerangi sekitar 2.000 kepala keluarga (KK), khususnya di wilayah kepulauan.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Operasi (KSO) antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mengutilisasi dua unit PLTS masing-masing berkapasitas 1 megawatt peak (MWp) yang dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 4 megawatt hour (MWh). Proyek ini merupakan hibah dari Yayasan Torang IWIP Berbakti.
Chief Executive Officer Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengatakan inisiatif ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses energi bersih sekaligus mendorong pemerataan listrik di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak pemakaian diesel akan diganti oleh PLTS ini sehingga akan menimbulkan dampak positif, terutama dalam hal swasembada energi ke depannya," ujar Rosan dalam keterangan resmi, Selasa (17/3).
Ia menambahkan, proyek ini diharapkan menjadi percontohan yang dapat menghadirkan listrik bagi ribuan warga di Kabupaten Sumenep.
"Akan berdampak (memberi terang) kepada 2.000 kepala keluarga yang ada di dua daerah tersebut, yaitu di Dusun Gili Labak dan juga di Desa Pagerungan Kecil karena masing-masing itu 1 MW. Jadi kebetulan ini akan jadi percontohan dan harapannya ini bisa segera direalisasikan," tambah Rosan.
Program ini sejalan dengan visi Prabowo Subianto dalam mendorong dedieselisasi atau penggantian pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) dengan energi baru terbarukan, termasuk PLTS. Pemerintah menargetkan kapasitas PLTS nasional dapat mencapai 100 gigawatt (GW) dalam beberapa tahun mendatang.
Saat ini, warga Dusun Gili Labak masih mengandalkan genset pribadi untuk kebutuhan listrik sehari-hari. Sementara di Desa Pagerungan Kecil, suplai listrik masih terbatas dan sebelumnya ditopang oleh PLTS kecil milik PLN serta PLTD milik BUMDes yang kini tidak beroperasi.
Dengan adanya hibah ini, instalasi PLTS diproyeksikan mampu menyuplai listrik selama 24 jam penuh sekaligus menghemat konsumsi bahan bakar minyak hingga 1,1 juta liter per tahun.
Kepala Yayasan Torang IWIP Berbakti Wahyu Budhi Santoso menyatakan pihaknya berkomitmen mendukung pemerintah dalam memperluas akses energi di berbagai wilayah Indonesia.
"Kami berharap setelah MoU (Memorandum of Understanding) ini ditandatangani, kami dapat memperoleh arahan agar implementasi proyek ini dapat berjalan lancar. Besar harapan kami instalasi tersebut dapat berkontribusi dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat," sebut Wahyu.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong peningkatan elektrifikasi di wilayahnya yang terdiri dari pulau-pulau.
"Tentu dengan keberadaan rencana hibah yang akan disampaikan ke Kabupaten Sumenep kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Karena ini sangat penting bagi kami dalam rangka terus mendorong agar elektrifikasinya semakin naik, sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat di Kabupaten Sumenep, khususnya kepada Bapak Presiden, Danantara Indonesia termasuk juga PT PLN (Persero)," kata Achmad.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mendorong pemanfaatan energi surya secara masif di Indonesia.
"Terima kasih kepada Danantara Indonesia, dalam hal ini Bapak Rosan atas inisiatif yang mendorong lahirnya kolaborasi ini. PLN siap menindaklanjuti kerja sama ini agar pemanfaatan PLTS hibah tersebut dapat segera terealisasi dan menghadirkan listrik yang andal bagi masyarakat di dua wilayah Kabupaten Sumenep," kata Darmawan.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama berbagai pihak dalam mempercepat transisi energi dan pemerataan listrik nasional.
"Dalam menjalankan agenda transisi energi dan pemerataan listrik, PLN tidak bisa berjalan sendiri. Melalui kolaborasi yang kuat bersama Danantara Indonesia dan para pemangku kepentingan, kami optimistis program dedieselisasi melalui pemanfaatan PLTS dapat dipercepat, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat," pungkas Darmawan.
(ldy/pta) Add
as a preferred source on Google
