IHSG Diprediksi Masih Merah Jelang Libur Panjang Lebaran

CNN Indonesia
Selasa, 17 Mar 2026 06:20 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Selasa (17/3) sore.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Selasa (17/3) sore. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Selasa (17/3) sore.

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG berpeluang menguat pada awal perdagangan hari ini dengan menguji area 7.115-7.176. Namun setelah itu, indeks masih berpotensi melanjutkan koreksi.

Ia melihat secara teknikal IHSG masih berada dalam fase koreksi sehingga ruang pelemahan menuju 6.745-6.887 masih terbuka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami memperkirakan posisi IHSG saat ini berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam atau wave (2) pada label merah," ujar Herditya dalam riset hariannya.

Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.843, 6.745 dan resistance 7.117, 7.239 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni BBCA, INDY, SUPA, dan TINS.

Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham berpeluang menguat pada awal perdagangan hari ini, namun secara teknikal indeks masih berada dalam tekanan koreksi selama pergerakannya berada di bawah level 7.140.

"IHSG mulai bergerak di bawah 7.140 yang mengindikasikan adanya potensi mengejar target sejauh 100 persen proyeksi Fibonacci dari wave (a). Ini bisa menjadi target akhir wave (c) dan apabila penutupan mingguan di atas 7.140 maka pembalikan tren dapat segera terlihat di pasar," ujar Ivan.

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.900, 6.744, dan 6.587 dan resistance 7.436, 7.765, dan 8.098 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AMRT, ANTM, ASII, GOTO, dan UNVR.

IHSG ditutup di level 7.022 pada perdagangan Senin (16/3) sore. Indeks saham melemah 114,92 poin atau minus 1,61 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp15,91 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 32,05 miliar saham.

Pada penutupan kemarin, 180 saham menguat, 542 terkoreksi, dan 98 stagnan.

[Gambas:Video CNN]

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

(del/sfr) Add as a preferred
source on Google