LPS Pede Bank RI Tahan Guncangan Global, Punya Modal Ini
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memastikan sistem perbankan Indonesia tetap aman di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah.
Direktur Group Analisis Stabilitas Sistem Keuangan LPS Ahmad Subhan Irani menyebutkan saat ini struktur dan fundamental ekonomi Indonesia sebetulnya cukup resilien. Ia menjelaskan dari sisi cadangan (buffer), kemampuan membayar (solvability), dan likuiditas (liquidity), kekuatan perbankan Indonesia rasionya cukup tinggi.
"Kita bisa melihat rasio-rasionya cukup tinggi. Bahkan, mungkin yang tertinggi untuk kawasan yang lain," ujar Subhan dalam acara Indonesia Economic Forum 2026 yang digelar CNN Indonesia di Auditorium Bank Mega, Jakarta Selatan, Senin (2/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan demikian, kondisi tersebut menjadi modal kuat untuk sektor perbankan sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih tinggi.
Lihat Juga :CNN Indonesia Economic Forum BRI Bocorkan Kekuatan RI Hadapi Gejolak Global: Tak Perlu Paranoid |
Subhan menjelaskan LPS mempunyai mandat untuk memastikan menjaga kepercayaan stabilitas dari sistem perbankan harus kuat.
"Misalnya, kita memastikan bahwa mandat penjaminan kita itu harus bisa memenuhi paling tidak di atas 90 persen. Itu salah satu bentuk tadi untuk membangun confidence," terang Subhan
"Karena ini kan confidence masyarakat ya, ketika dananya ditaruh di bank bagaimana mereka yakin bahwa uang di bank itu aman meskipun misalnya bank itu harus ditangani oleh LPS," tambahnya.
Saksikan tayangan selengkapnya CNN Indonesia Economic Forum melalui CNN Indonesia TV dan livestreaming di cnnindonesia.com pada Rabu (4/3) dan Kamis (5/3) jam 20.30 WIB.
(fln/pta)