Rupiah Lanjut Menguat ke Rp16.846 per Dolar AS Berkat Sentimen Ini

ldy | CNN Indonesia
Jumat, 23 Jan 2026 09:26 WIB
Rupiah melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (23/1) ke level Rp16.846 per dolar AS, berkat harapan baik pada perkembangan seputar Greenland.
Rupiah melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (23/1) ke level Rp16.846 per dolar AS, berkat harapan baik pada perkembangan seputar Greenland. (CNNIndonesia/Adi Ibrahimz).
Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.846 per dolar AS pada Jumat (23/1) pagi.

Mata uang Garuda menguat 50 poin atau 0,30 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mata uang di kawasan Asia bergerak bervariasi. Yen Jepang melemah 0,17 persen, baht Thailand melemah 0,33 persen, yuan China menguat 0,04 persen, peso Filipina menguat 0,22 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,52 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dolar Singapura menguat 0,02 persen dan dolar Hong Kong menguat 0,02 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.

Sedangkan, mata uang utama negara maju kompak berada di zona merah. Tercatat euro Eropa melemah 0,07 persen, poundsterling Inggris melemah 0,04 persen, dan franc Swiss melemah 0,11 persen.

Senada, dolar Australia juga melemah 0,06 persen, dan dolar Kanada melemah 0,06 persen.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan penguatan rupiah ditopang oleh harapan baik terkait perkembangan seputar Greenland. Hal tersebut memicu sentimen risk on, yakni kondisi pasar ketika investor menunjukkan toleransi risiko yang lebih tinggi.

"Sikap less dovish Bank Indonesia pada pertemuan RDG BI Rabu (21/1) juga masih mendukung rupiah," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Kamis (22/1).

Hari ini, Lukman memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp16.800 per dolar AS - Rp16.950 per dolar AS.

[Gambas:Video CNN]

(ins)