Purbaya Sidak Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak Pekan Depan

CNN Indonesia
Rabu, 21 Jan 2026 09:57 WIB
Purbaya bakal menyidak perusahaan baja China yang mengemplang pajak pada pekan depan. Ia juga akan mencari tahu pegawai DJP yang kongkalikong.
Purbaya bakal menyidak perusahaan baja China yang mengemplang pajak pada pekan depan. Ia juga akan mencari tahu pegawai DJP yang kongkalikong. (Foto: ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bakal menyidak perusahaan baja milik China yang tidak membayar pajak ke negara pada pekan depan.

"Tadinya mau minggu ini, tapi belum siap orangnya. Minggu depan deh kita datang ramai-ramai ke perusahaan itu. Kita datangin bos China-nya itu," kata Purbaya ditemui di kompleks kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (20/1).

Purbaya mengatakan perusahaan-perusahaan tersebut sudah lama beroperasi di Indonesia dan menganggap pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bisa diajak kerja sama untuk berbuat curang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Purbaya ingin menegaskan ke mereka bahwa anggapan itu salah. Ia juga akan mencari tahu pegawai DJP mana yang kongkalikong dengan perusahaan pengemplang pajak itu. 

Jika ada pegawai DJP yang diduga bekerja sama dengan perusahaan tersebut, maka Purbaya akan merumahkan, kemudian dipecat jika terbukti bersalah.

"Pokoknya saya akan deteksi dia di situ, laporan pajaknya ke mana, kantornya mana, punya siapa, saya akan nanya satu dua tiga pertanyaan, habis itu saya rumahin semua orang pajaknya. Kalau udah terbukti (bersalah), dipecat," kata Purbaya.

Purbaya sebelumnya mengaku sudah mengantongi nama perusahaan pengemplang pajak tersebut. Namun, ia enggan mengungkapkannya. Menurutnya, Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai seolah tutup mata dengan kondisi tersebut.

"Kita akan rapikan organisasi Pajak dan Bea Cukai supaya bekerja lebih serius ke depan," katanya.

[Gambas:Video CNN]

(fby/pta)