Kementan Siap Ulang Kejayaan Swasembada Bawang Putih Era Soeharto
Kementerian Pertanian (Kementan) siap mengulang swasembada bawang putih seperti yang pernah dicapai Indonesia pada era Presiden ke-2 Soeharto.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengatakan komoditas bawang putih masuk dalam target swasembada nasional ke depan.
"Ada (strategi swasembada bawang putih). Kita kan, Pak Presiden (Prabowo Subianto) sudah menargetkan bahwa bawang putih juga salah satu komoditas yang memang ditarget untuk swasembada ke depan," ujar Sudaryono di Kementan, Jakarta Selatan, Senin (12/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan kebutuhan lahan untuk mencapai swasembada bawang putih relatif terbatas. Menurut perhitungannya, penanaman di sekitar 100 ribu hektare sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Saat ini, proses menuju ke sana sudah dimulai dari tahap awal, yakni penyediaan bibit.
"Nah, ini tentu saja sekarang sudah dimulai dari untuk pembibitan karena memang untuk bisa swasembada itu kan orang harus menanam. Nah, menanam itu butuh bibit. Nah, bibitnya itu dibibitkan sekarang, sekarang ini fase pembibitan itu untuk bawang putih," ujarnya.
Sudaryono menambahkan salah satu lokasi yang digunakan sebagai pusat pembibitan berada di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.
"Kemudian di Humbang Hasundutan ada horti center di situ, itu salah satu juga jadi tempat untuk pembibitan," ujarnya.
Menurut dia, kunci utama swasembada bawang putih terletak pada keseriusan untuk memulai penanaman secara konsisten.
"Tantangannya saya kira ya mesti ditanam. Kadang-kadang kan orang selalu mantra swasembada, tapi kan ya harus tanam gitu ya. Nah, menanamnya dari mana? Ya, harus dimulai," ucap Sudaryono.
Ia menambahkan target swasembada bawang putih diupayakan bisa tercapai dalam waktu secepatnya.
Dorongan untuk mengulang swasembada bawang putih sebelumnya disampaikan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Dalam unggahan tersebut, Luhut mengingatkan Indonesia pernah mencapai swasembada bawang putih, namun produksinya kemudian mengalami penurunan.
"Indonesia pernah swasembada bawang putih pada 1995, namun sejak 2020 produksinya terus menurun," tulis Luhut.
Ia menyebut penurunan tersebut menjadi alasan perlunya penguatan riset bibit bawang putih, termasuk pengembangan varietas unggul dan riset berbasis sains, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan mengurangi ketergantungan impor.
(del/sfr)