Nike Kembali Berencana PHK Karyawan

CNN Indonesia
Jumat, 29 Agu 2025 21:03 WIB
Perusahaan perlengkapan olahraga Nike berencana memangkas kurang dari 1 persen pegawai mereka demi memulihkan bisnis.
Perusahaan perlengkapan olahraga Nike berencana memangkas kurang dari 1 persen pegawai mereka demi memulihkan bisnis. (istockphoto/shank_ali).
Jakarta, CNN Indonesia --

Perusahaan perlengkapan olahraga Nike berencana memutus hubungan kerja (PHK) kurang dari 1 persen pegawai mereka.

Pengumuman tersebut disampaikan pada Kamis (29/8).

Melansir Reuters, langkah PHK dilakukan sebagai bagian dari rencana perusahaan memulihkan bisnisnya di bawah kepemimpinan CEO Elliott Hill.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Formasi baru ini dirancang untuk menempatkan olahraga dan budaya olahraga kembali ke pusat perhatian, untuk terhubung lebih dalam dengan atlet dan konsumen," kata perusahaan dalam pernyataannya.

Berdasarkan data per 31 Mei, Nike memiliki sekitar 77.800 karyawan di seluruh dunia, termasuk karyawan ritel dan paruh waktu. Namun, karena yang terdampak hanyalah pegawai kantor, belum bisa dipastikan berapa jumlah pekerja yang menjadi korban PHK.

Langkah PHK menyusul pernyataan Hill pada Juni lalu. Ia mengatakan bahwa perusahaan berencana untuk "menyelaraskan kembali" struktur organisasi ke dalam tim lintas fungsi berdasarkan cabang olahraga.

Namun, PHK ini tidak akan berdampak pada bisnis Nike di wilayah Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (Europe, the Middle East and Africa/EMEA). PHK juga tidak akan menyasar merek Converse milik Nike.

Ini bukan kali pertama Nike melakukan PHK. Pada Februari 2024 lalu, perusahaan telah mengumumkan pemangkasan tenaga kerja sebanyak 2 persen atau setara 1.600 orang. PHK dilakukan guna menekan pengeluaran di tengah menurunnya permintaan.

Perusahaan pada Juni lalu juga mengatakan bahwa mereka akan mengurangi ketergantungan produksi di Tiongkok untuk pasar AS guna mengurangi dampak tarif impor, setelah memperkirakan penurunan pendapatan kuartal pertama yang lebih kecil dari perkiraan.

[Gambas:Video CNN]

(fby/agt)
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER