Pagi hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia melemah terhadap dolar AS. Dolar Singapura terpantau melemah sebesar 0,07 persen, yen Jepang 0,05 persen, dan baht Thailand sebesar 0,02 persen.
Selanjutnya, dolar Hong Kong dan lira Turki juga terpantau melemah tipis dengan nilai masing-masing sebesar 0,01 persen. Sementara itu, penguatan terjadi pada won Korea 0,03 persen, dan ringgit Malaysia sebesar 0,05 persen terhadap dolar AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, diketahui negosiator utama perdagangan China Liu He telah menemui dan berbicara dengan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin pada Selasa (26/11) pagi.
Akibatnya, kekhawatiran pasar yang masih belum mengetahui masa depan negosiasi dagang secara konkret timbul, dan membuat nilai rupiah sulit untuk menguat.
Di sisi lain, Ariston juga mengatakan bahwa nilai IHSG yang masih tertekan juga turut memberikan sentimen negatif ke rupiah. "Keduanya masih menahan rupiah untuk menguat," ungkapnya.
Lebih lanjut, Ariston berpendapat rupiah akan bergerak di kisaran Rp14.050 hingga Rp14.100 per dolar AS pada hari ini.
[Gambas:Video CNN] (ara/bir)