Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko bilang NPI menunjukkan ketahanan eksternal ekonomi RI tetap terjaga, di tengah kondisi ekonomi global yang melambat.
"Kondisi tersebut ditopang oleh defisit neraca transaksi berjalan yang membaik, serta surplus transaksi modal dan finansial yang meningkat," ujar Onny melalui keterangan resmi, Jumat (8/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Maksud Amarah Jokowi di Balik Impor Cangkul |
Kemudian, lanjut Onny, surplus transaksi modal dan finansial meningkat, mencerminkan masih tingginya keyakinan investor terhadap prospek perekonomian domestik. Surplus transaksi modal dan finansial mencapai US$7,6 miliar atau lebih tinggi dibandingkan dengan surplus kuartal sebelumnya, yaitu US$6,5 miliar.
"Ke depan, kinerja NPI diperkirakan tetap baik, sehingga dapat terus menopang ketahanan sektor eksternal. Prospek ini didukung oleh defisit transaksi berjalan 2019 dan 2020 yang diperkirakan terkendali dalam kisaran 2,5 persen-3 persen PDB dan aliran modal asing yang tetap besar," imbuh Onny.
BI, sambung dia, akan terus memperkuat sinergi kebijakan dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk meningkatkan ketahanan eksternal, termasuk berupaya mendorong peningkatan Penanaman Modal Asing (PMA).
[Gambas:Video CNN] (bir)