Dikutip dari Antara, anggaran tersebut digunakan untuk membeli lem aibon bagi 37.500 orang selama 12 bulan. Dengan kata lain, harga satuan lem aibon sebesar Rp184 ribu per buah.
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) William Aditya Sarana mempertanyakan keberadaan anggaran tersebut melalui akun media sosial Twitternya @willsarana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini sepertinya salah ketik, kami sedang cek ke semua komponennya untuk diperbaiki, " katanya.
Susi menyatakan, dalam usulan anggaran dinas melalui Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Kota Jakarta Barat itu, item yang diusulkan berupa kertas dan tinta saja dan menegaskan tidak ada pengajuan anggaran untuk pembelian lem aibon.
Susi mengatakan akan menyelidiki pihak yang menginput pembelian lem sebanyak Rp82,8 miliar tersebut.
"Kami akan cek ke seluruh SDN di Jakarta Barat, kami revisi usulan anggaran itu terakhir hari Jumat (25/10) malam. Dan sekarang juga akan kami cek kembali keseluruhannya," katanya.
(antara/agt)