Jokowi Redam Isu Kekacauan Usai Pemilu

CNN Indonesia | Sabtu, 20/04/2019 17:05 WIB
Jokowi Redam Isu Kekacauan Usai Pemilu Suasana Bundaran HI, Jakarta. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo menjawab kekhawatiran beberapa golongan pengusaha akan kondisi Indonesia usai Pemilihan Umum 2019. Menurutnya pengusaha tidak perlu khawatir terjadi kekacauan, lantaran kondisi Indonesia cukup kondusif pasca pesta demokrasi.

"Takut apa, endak (tidak), wong kita santai semua kayak gini, gimana sih," katanya di Grand Indonesia pada Sabtu (20/4).


Calon presiden petahana itu mengimbau masyarakat untuk kembali beraktivitas seperti sediakala sebelum Pilpres 2019.


Ia meminta masyarakat bersabar sembari menunggu rilis hasil penghitungan suara resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Saat ini, KPU baru memulai proses rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kecamatan.


"Perbedaan pilihan biasa dalam pesta demokrasi, tapi kehendak rakyat sudah ditentukan 17 April yang lalu, sehingga kita menunggu penghitungan resmi dari KPU," tuturnya.

Saat ini, KPU masih melakukan pemutakhiran penghitungan suara Pilpres 2019 melalui Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU.

Hingga Sabtu (20/4) pagi, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin masih unggul sementara dari pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Data masuk yang dihimpun KPU melalui situs pemilu2019.kpu.go.id, hingga pukul 05.45 WIB, menunjukkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin unggul dengan persentase 54,72 persen atau 3.867.044 suara.

Sementara itu pasangan Prabowo-Sandiaga Uno dengan 45,28 persen atau 3.200.013 suara.

Adapun suara perhitungan resmi yang masuk baru mencapai 4,5 persen atau baru memuat 37.094 dari 813.350 total tempat pemungutan suara (TPS).


[Gambas:Video CNN]

(ulf/ard)