OJK Undang Investor Inggris Berinvestasi di Pasar Keuangan RI

CNN Indonesia | Sabtu, 20/04/2019 13:49 WIB
OJK Undang Investor Inggris Berinvestasi di Pasar Keuangan RI Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundang investor Inggris untuk berinvestasi di pasar keuangan RI. Undangan tersebut langsung disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam Indonesia Executive Forum 2019 di London.

Wimboh mengatakan ada beberapa potensi yang bisa dijadikan ladang oleh investor Inggris di pasar keuangan Indonesia. Salah satu potensi terdapat pada pembiayaan 31 proyek infrastruktur dengan skema campuran atau blended finance dengan total nilai US$2,5 miliar.

Ia mengatakan ekonomi Indonesia saat ini cukup menjanjikan keuntungan bagi investor. Di tengah tekanan ekonomi global yang cukup besar, Indonesia masih berhasil tumbuh bagus. 


Saat ini ekonomi Indonesia berhasil tumbuh stabil di level 5 persen. Pertumbuhan tersebut merupakan tertinggi ke-3 di antara negara-negara anggota G-2- setelah India dan Tiongkok.


"Tingkat inflasi Indonesia juga stabil dan cukup rendah dimana inflasi di bulan Maret 2019 berada di level 2.48%," katanya dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Jumat (19/4).

Sejalan dengan indikator makro ekonomi Indonesia yang solid, Wimboh juga meyakinkan stabilitas dan kinerja sektor jasa keuangan juga terjaga dengan baik.  Kondisi tersebut didukung tingkat permodalan dan likuiditas bank yang memadai.

Intermediasi perbankan juga tumbuh 12,13% secara year on year di bulan Februari 2019 kemarin.

"Intermediasi yang tumbuh positif ini didukung tingkat permodalan yang tinggi dengan Capital Adequacy Ratio di angka 23,86%," katanya.

[Gambas:Video CNN] (agt/agt)