CT Arsa Gelar Pesta Dongeng Anak Bersama di Bogor

anas & Tim, CNN Indonesia | Sabtu, 23/03/2019 18:24 WIB
CT Arsa Gelar Pesta Dongeng Anak Bersama di Bogor CT ARSA Foundation bekerja sama dengan PDGI beserta seluruh komunitas ARSA di seluruh Indonesia mengadakan kegiatan PESONA ARSA (Pesta Dongeng Anak Bersama) bertempat di Desa Tapos Tenjolaya Bogor, yang dilaksanakan pada tanggal 23-24 Maret 2019. (CNN Indonesia/Anastasia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Memperingati hari dongeng Internasional yang jatuh pada 20 Maret 2019, CT ARSA Foundation bekerja sama dengan PDGI beserta seluruh komunitas ARSA di seluruh Indonesia mengadakan kegiatan PESONA ARSA (Pesta Dongeng Anak Bersama) bertempat di Desa Tapos Tenjolaya Bogor, yang dilaksanakan pada tanggal 23-24 Maret 2019.

Kegiatan ini melibatkan kurang lebih 500 anak beserta orangtua dengan tujuan memberikan penyuluhan mengenai kesehatan, serta menyadarkan kepada orangtua akan pentingnya pendidikan.

Kegiatan ini juga berfokus pada penanganan kemiskinan, sesuai dengan visi dan misi CT ARSA, yaitu berkomitmen memutus rantai kemiskinan melalui berbagai program berbasis pendidikan dan juga kesehatan masyarakat.


CT ARSA sendiri telah mendirikan sekolah unggulan untuk menampung anak-anak kurang mampu sehingga bisa melanjutkan pendidikan dengan kualitas yang lebih baik.

Sekolah milik CT ARSA juga telah melahirkan anak-anak yang unggul dan bisa masuk ke perguruan tinggi ternama di Indonesia, ada yang masuk UI, ITB, IPB dan lain sebagainya.

Pada 2019 ini, CT Arsa menargetkan jangkauan yang lebih luas dengan merangkul pemulung melalui mobil-mobil pendidikan, seperti mobil iqro dan multimedia.

"Kami mempunyai target bahwa dalam sebulan kami harus menjangkau pemulung-pemulung sekitar tiga ribu pemulung. Alhamdulillah itu sudah dilakukan mulai sejak tahun 2018," ujar Ketua CT ARSA Foundation, Anita Ratnasari Tanjung.

CT ARSA juga sudah melakukan pertukaran pelajar sampai ke Amerika, Korea, Singapura, Belanda, Jepang dan negara lainnya. Mereka juga mengikuti sejumlah olimpiade pendidikan.

Saat ini bahkan CT ARSA foundation mempunyai tiga sekolah asrama, dengan siswa di medan jumlahnya hampir 1.000 anak sementara di sekolah di Sukoharjo merekrut 200 anak tiap angkatan.

Anita meneguhkan komitmen CT ARSA membangun sekolah-sekolah dari Sabang-Merauke.

"Kami akan bangun sekolah-sekolah, ribuan bahkan jutaan. Karena bangsa ini akan maju apabila mereka mendapatkan pendidikan yang berkualitas," tegasnya.

Pendirian sekolah CT ARSA ini diharapkan bisa melahirkan para lulusan terbaik yang menjadi agen-agen perubahan dan memberikan dampak positif untuk kehidupan Indonesia.



(vws)


ARTIKEL TERKAIT