Jokowi Menyatakan Ingin Setop Impor Bawang

CNN Indonesia | Selasa, 19/03/2019 23:15 WIB
Jokowi Menyatakan Ingin Setop Impor Bawang Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pemerintah ingin Indonesia bisa meningkatkan produksi bawang putih agar tak terus-menerus melakukan impor. Keinginan ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi dan Diskusi HKTI Tahun 2019, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (19/3). 

Jokowi mengatakan ada peluang untuk mencapai keinginan tersebut. Pasalnya saat ini ada daerah di di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, yang telah memulai menanam bawang putih.

"Saya juga senang, kemarin dari Humbang Hasundutan, mereka (masyarakat) mulai menanam bawang putih," kata Jokowi.


Jokowi mengatakan saat melakukan kunjungan kerja beberapa waktu lalu tanaman bawang putih di Kabupaten Humbang Hasundutan dalam kondisi bagus, namun belum siap panen. Menurut Jokowi, saat bawang putih di lahan seluas 50 hektare itu siap dipanen dirinya akan memerintahkan agar hasilnya dimanfaatkan sendiri.


"Nanti begitu panen yang sekarang kira-kira 50 hektare betul-betul bagus saya akan perintah untuk di Kabupaten Humbang Hasundutan bawang putih semuanya (diambil), agar kita bisa rem impor bawang putih kita. Ini proses," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan impor bawang putih sebanyak 100 ribu ton melalui penugasan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) akan datang bulan ini. Impor tersebut akan datang dari China.

Darmin mengatakan China dipilih karena negara tirai bambu itu satu-satunya negara yang selama ini memang mengekspor bawang putih ke Indonesia. Berdasarkan Statistik Impor 2018 Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia mengimpor bawang putih sebanyak 580,08 ribu ton dengan nilai US$493,77 juta.

[Gambas:Video CNN] (fra/agt)