Penasihat Trump Ragu Kejar Perundingan Dagang 1 Maret

CNN Indonesia | Kamis, 14/02/2019 08:18 WIB
Penasihat Trump Ragu Kejar Perundingan Dagang 1 Maret Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Penasihat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan batas waktu penyelesaian perundingan damai perang dagang antara negaranya dengan China yang ditetapkan 1 Maret mendatang kemungkinan besar akan sulit dipenuhi.

Presiden Trump katanya juga pernah mengatakan kepada wartawan bahwa perpanjangan batas waktu tersebut mungkin dilakukan dan bisa terjadi. Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan pihaknya akan melihat apakah Trump akan mengubah tenggat waktu atau tidak.

"Ini pada akhirnya akan membuat Presiden Trump dan Presiden Xi duduk berhadapan mencari tahu dan mendapatkan kesepakatan final karena mereka adalah dua-satunya yang pada akhirnya akan dapat menyelesaikannya," kata Sanders seperti dikutip dari Reuters, Kamis (14/2).



Amerika Serikat dengan China saat ini memang tengah melakukan perundingan damai perang dagang. Perundingan dilakukan setelah dua negara tersebut berbalas perang tarif atas barang yang mereka impor dari baik China maupun sebaliknya.

Jika perundingan tersebut nantinya gagal membuahkan hasil, AS sudah mengancam akan menaikkan tarif atas impor barang bernilai US$200 miliar asal China dari 10 persen menjadi 25 persen. Meskipun demikian, Presiden Trump Rabu (13/2) kemarin tetap yakin perundingan akan membuahkan kesepakatan damai.

Keyakinan ia dasarkan pada perkembangan perundingan hingga saat ini. Trump menyatakan sampai saat ini perundingan damai berjalan cukup baik karena baik AS maupun China mempunyai keinginan sama untuk menyelesaikan perang tarif sesuai sebelum tenggat waktu 1 Maret habis. 

[Gambas:Video CNN]

"Ini berjalan dengan sangat baik. Kami akan melihat apa yang terjadi, tetapi saya pikir itu berjalan dengan sangat baik. Mereka menunjukkan kepada kami rasa hormat yang luar biasa," tambah Trump.

Hal senada juga disampaikan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin  yang mengatakan sejauh ini perundingan damai perang dagang berjalan bagus. Mnuchin bersama dengan Perwakilan Dagang AS (USTR) Robert Lighthizer diketahui berada di Beijing, Cina  sejak Selasa (12/2) untuk bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Liu He, penasihat ekonomi utama untuk Presiden Cina Xi Jinping, pada hari Kamis dan Jumat ini.

Kedua pejabat kabinet AS tersebut juga dijadwalkan bertemu dengan Xi pada Jumat.

(Reuters/agt)