Rilis Data Inflasi Dorong IHSG Melesat Akhir Pekan Ini

CNN Indonesia | Jumat, 01/02/2019 08:11 WIB
Rilis Data Inflasi Dorong IHSG Melesat Akhir Pekan Ini Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramalkan semakin melesat hari ini, Jumat (1/2). Penopang utama indeks berasal dari data inflasi Januari 2019.

Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data makro Jumat (1/2) siang ini. Ia memperkirakan tingkat inflasi bulan lalu masih stabil.

"Awal bulan di mana akan terlansir data perekonomian inflasi dan data kedatangan turis yang disinyalir akan terkendali," ungkap William dalam risetnya.


Diketahui, inflasi pada Desember 2018 lalu tercatat sebesar 0,62 persen. Sementara itu, inflasi sepanjang tahun lalu 3,13 persen atau lebih rendah dibandingkan 2017 sebesar 3,61 persen.


Selain data inflasi, lanjut William, aliran modal asing (capital inflow) akan semakin memompa pasar saham Indonesia lebih kokoh lagi. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan selama Januari 2019 pelaku pasar asing melakukan beli bersih (net buy) mencapai Rp13,82 triliun.

"Capital inflow secara ytd (year to date) yang dapat mendongkrak kenaikan IHSG hingga beberapa mendatang," terang William.

Maka itu, William cukup percaya diri indeks masih berkutat pada area 6.500. Tepatnya, IHSG akan bergerak dalam rentang 6.318-6.542.

Sepakat, Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan memproyeksi IHSG kembali menguat hari ini. Selain karena inflasi, IHSG juga akan didorong oleh jumlah volume transaksi yang tinggi.


"Secara teknikal penguatan didorong dengan volume tinggi dan rentang penguatan masih terbuka," kata Dennies dalam risetnya.

Apalagi, sentimen dari sikap bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve yang menahan suku bunga acuan di level 2-2,5 persen masih membius pelaku pasar menanamkan modalnya di pasar saham Indonesia. Hari ini, Dennies memprediksi IHSG berada dalam level support 6.469-6.500 dan resistance 6.553-6.575.

Informasi saja, IHSG kemarin sore ditutup di level 6.532 atau melonjak 1,06 persen. Sebanyak 231 saham menguat, 174 saham melemah, dan 125 saham lainnya bergerak stagnan.

Sementara itu, mayoritas bursa saham Wall Street juga tampak menghijau. Lihat saja, S&P500 naik 0,86 persen, Nasdaq Composite naik 1,37 persen, dan NYSE Composite naik 0,63 persen. (aud/lav)