Usai Tutup, Centro Pastikan Tak PHK Karyawan

CNN Indonesia | Selasa, 29/01/2019 09:39 WIB
Usai Tutup, Centro Pastikan Tak PHK Karyawan Centro Plaza Semanggi. (centro.co.id).
Jakarta, CNN Indonesia -- Manajemen PT PT Tozy Sentosa, pengelola Centro Department Store menegaskan tidak akan ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan usai penutupan gerai Centro Department Store di Plaza Semanggi.

Dalam pemberitaan sebelumnya disebutkan, gerai yang sudah berusia 15 tahun itu resmi tutup pada 31 Desember 2018 lalu.

Senior Manager Advertising and Promotions PT Tozy Sentosa Pelly Sianova menjelaskan perusahaan telah memberikan informasi kepada karyawan soal rencana penutupan gerai sejak jauh hari.


Para karyawan, lanjutnya, diberikan pilihan bertahan bekerja di Centro Department Store ataupun berhenti kerja. Bagi mereka yang ingin melanjutkan pekerjaan di Centro Department Store, maka pihak manajemen memberikan informasi lowongan pekerjaan.


"Waktu Desember berbarengan dengan pembukaan store (toko) baru di Pesona Square Depok. Jadi itu yang salah satu kami tawarkan kepada mereka. Banyak dari karyawan yang mutasi ke Depok atau mutasi ke toko lain," kata Pelly kepada CNNIndonesia.com.

Pelly memaparkan saat ini perusahaan memilik karyawan hampir 2.000 orang di seluruh Indonesia. Tercatat, perusahaan mengelola 15 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 gerai merupakan gerai Centro Department Store, sedangkan sisanya tiga gerai ialah Parkson Department.

Terkait produk, Pelly melanjutkan Centro Department Store bekerja sama melalui skema konsinyasi dengan beberapa pengelola merek. Dengan demikian, usai penutupan gerai Centro Department Store di Plaza Semanggi, maka produk yang dijual diserahkan kembali kepada pihak pengelola merek. Beberapa dari mereka memutuskan untuk mengalihkan produknya ke cabang lain, sisanya memilih untuk mengambil kembali produknya.


"Kami juga membantu dengan program moving out sale, saat itu diskonnya hingga 70 persen. Keputusannya terserah mereka, mau dipindahkan ke toko Centro lain atau di store sendiri," imbuhnya.

Pelly memaparkan Centro Department Store di Plaza Semanggi merupakan gerai pertama milik PT Tozy Sentosa. Awalnya, pihak PT Tozy Sentosa memiliki kontrak sewa selama 10 tahun. Setelah kontrak pertama habis, perusahaan hanya memperpanjang kontrak dalam lima tahun.

"Ada keraguan dari sisi kami, lalu ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan sehingga kami hanya menambah lima tahun. Setelah lima tahun harusnya ada perpanjangan lagi, tapi belum ada perubahan yang signifikan, sehingga kami putuskan untuk tidak melanjutkan," ujarnya.


PT Tozy Sentosa berada di bawah naungan Parkson Retail Asia Limited, yaitu perusahaan ritel department store berbasis di Malaysia. Parkson Retail Asia telah terdaftar di Bursa Efek Singapura. Selain di Indonesia, Parkson memiliki jaringan di Malaysia, Vietnam, dan Myanmar. (ulf/lav)