Dampak Perang Dagang Minim, Bursa Saham China Bangkit

Yuli Yanna Fauzie, CNN Indonesia | Rabu, 20/06/2018 20:34 WIB
Dampak Perang Dagang Minim, Bursa Saham China Bangkit Ilustrasi bursa saham China. (REUTERS/China Daily).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kinerja bursa saham China dan Hong Kong berbalik menguat pada hari ini, Rabu (20/6), setelah anjlok hingga tiga persen akibat perang dagang dengan Amerika Serikat (AS).

Indeks Shanghai Comp dan Shanghai All-Share berhasil menguat 0,27 persen, masing-masing ke level 2.915,73 dan 3.053,88. Sedangkan, CSI 300 menguat 0,4 persen ke 3.635,44.

Lalu, indeks Hang Seng dan HS China Ent di Hong Kong masing-masing menguat 0,77 persen dan 0,11 persen ke 29.696,17 dan 11.505,74.



Gao Ting, Kepala Bidang Strategi di UBS Securities menilai bursa saham berbalik menguat karena dampak perang dagang dirasa minim ke sektor makro. Sedangkan di sektor mikro, dampak perang dagang hanya mengganjal ke beberapa komoditas saja.

"Sektor dengan paparan tarif yang lebih tinggi akan lebih terpengaruh secara negatif, seperti komponen elektronik dan industri," katanya, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (20/6).

Selain itu, bursa saham berhasil menguat karena pemerintah China buru-buru menyiapkan tarif balasan kepada AS yang akan diberlakukan mulai 6 Juli mendatang.

Bahkan, China berencana mengenakan tarif bea masuk untuk impor minyak dari AS. Lalu, ada pula sentimen dari rencana pembelian 30 saham utama di bursa saham China oleh para pemegang saham.

Kendati begitu, Raymond Ma, Manager Portofolio Fidelity International menyatakan pelaku pasar tetap perlu berhati-hati pada dampak lanjutan dari perang dagang kedua negara.


"Perdagangan akan terus memiliki dampak yang luas, berdampak negatif pada sentimen pasar dan dapat melukai ekspektasi penghasilan," imbuhnya.

Senada, Yi Gang, Gubernur Bank Rakyat China melihat pelaku pasar tetap perlu waspada. "Ada pasang surut di pasar saham dan sebagainya, investor harus tenang dan rasional," tandasnya.

Sementara, di bursa saham AS, saham utama Wall Street justru memerah. Dow Jones terperosok hingga 1,15 persen ke 24.700,21, S&P500 minus 0,4 persen ke 2.762,59, dan Nasdaq Composite minus 0,28 persen ke 7.725,58. (bir)