Bangun Pabrik Baru, Nissan Gelontorkan Modal Rp438 Miliar

Agust Supriadi, CNN Indonesia | Kamis, 08/09/2016 14:30 WIB
Bangun Pabrik Baru, Nissan Gelontorkan Modal Rp438 Miliar Logo Nissan. PT Nissan Motor Indonesia (NMI) mengalokasikan modal 3,4 miliar yen atau setara dengan Rp438 miliar (kurs Rp128,85 per yen) untuk membangun pabrik mesin dan transmisi di Purwakarta, Jawa Barat. (REUTERS/Thomas Peter)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Nissan Motor Indonesia (NMI) mengalokasikan modal 3,4 miliar yen atau setara dengan Rp438 miliar (kurs Rp128,85 per yen) untuk membangun pabrik mesin dan transmisi di Purwakarta, Jawa Barat.

Pabrik yang dibangun di atas lahan seluas 3 ribu meter persegi itu akan memulai operasional pada September 2017, dengan kapasitas produksi mencapai 96 ribu unit per tahun.

“Nissan sudah memulai investasi di Indonesia sejak tahun 2001. Pabrik baru ini menjadi langkah konkret kami untuk menegaskan kembali komitmen jangka panjang kami di Indonesia,” ujar Presiden Direktur NMI Antonio Zara melalui keterangan resmi, Kamis (8/9).


Menurut Zara, Indonesia merupakan salah satu pasar strategis bagi Nissan secara global. Karenanya, investasi ini menjadi bagian penting dari strategi pertumbuhan bisnis Nissan di masa depan.

Fumitoshi Yoshikawa, Wakil Presiden Direktur NMI, menekankan pentingnya kualitas global dalam sektor manufaktur. Pembangunan pabrik baru ini diharapkannya mampu memberikan produk otomotif terbaik sesuai dengan standar sistem produksi prinsipal Jepang itu.

“Kami yakin pabrik ini nantinya akan memproduksi engine dan transmisi berkualitas tinggi, sehingga kami dapat memberikan produk kendaraan terbaik bagi konsumen di Indonesia," tutur Yoshikawa.

NMI telah memulai bisnis otomotif di Indonesia sejak 2001, yang menaungi tiga merek yaitu Nissan, Infiniti, dan Datsun.

Sebagai produsen otomotif, Nissan selama ini melakukan perakitan di dua pabriknya di Purwakarta, Jawa Barat, dengan kapasitas produksi tahunan mencapai 250 ribu unit.

Sementara dari sisi penjualan dan layanan purna jual, NMI mempercayakan bisnisnya ke 120 dilernya di seluruh Indonesia.

Secara global, Nissan menargetkan untuk menguasai 8 persen pangsa pasar dunia dan secara berkelanjutan optimistis mampu meningkatkan laba operasional perusahaan rata-rata menjadi 8 persen pada tahun ini. (ags/gen)