Jurusan kuliah yang cocok di industri kreatif semakin beragam seiring zaman. Industri ini membuka peluang bagi mereka yang memiliki minat pada seni visual, komunikasi, pembuatan konten, teknologi, maupun pengelolaan bisnis.
Karena itu, calon mahasiswa tidak harus memilih jurusan seni murni misalnya, untuk berkarier di bidang kreatif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah program studi lain juga membekali mahasiswa dengan keterampilan yang dibutuhkan industri tersebut.
Pemilihan jurusan sebaiknya disesuaikan dengan minat, kemampuan, dan jenis pekerjaan yang ingin ditekuni.
Berikut lima pilihan jurusan kuliah yang dapat dipertimbangkan untuk berkarier di industri kreatif.
1. Desain Komunikasi Visual (DKV)
DKV menjadi salah satu pilihan bagi calon mahasiswa yang tertarik mengolah ide menjadi karya visual. Jurusan ini mempelajari cara menyampaikan pesan melalui elemen desain, seperti warna, tipografi, ilustrasi, gambar, dan tata letak.
Mahasiswa DKV umumnya mengembangkan kemampuan untuk merancang identitas visual, materi promosi, kemasan produk, hingga desain untuk platform digital.
Lulusan DKV dapat berkarier sebagai desainer grafis, ilustrator, desainer UI/UX, art director, hingga creative director. Mereka dapat bekerja di agensi periklanan, perusahaan media, studio desain, perusahaan teknologi, maupun membangun usaha kreatif sendiri.
2. Film dan Televisi atau Animasi
Calon mahasiswa yang tertarik pada dunia perfilman, video, dan cerita visual dapat mempertimbangkan jurusan Film dan Televisi atau Animasi. Kedua bidang tersebut memiliki fokus berbeda, tetapi sama-sama membutuhkan kreativitas dan kemampuan teknis.
Pilihan karier dari bidang ini antara lain sutradara, videografer, editor video, penulis naskah, animator, dan pekerja efek visual. Peluang kerja dapat ditemukan di rumah produksi, studio animasi, perusahaan periklanan, industri hiburan, serta tim produksi konten digital.
Portofolio menjadi salah satu hal penting bagi calon pekerja di bidang ini. Pengalaman membuat film pendek, video, animasi, atau proyek audiovisual selama kuliah dapat membantu menunjukkan kemampuan kepada calon pemberi kerja.
3. Ilmu Komunikasi, Hubungan Masyarakat, dan Penyiaran
Keterampilan komunikasi dibutuhkan dalam industri kreatif karena sebuah produk atau karya perlu diperkenalkan kepada masyarakat.
Lulusan jurusan-jurusan ini dapat bekerja sebagai social media specialist, public relations officer, copywriter, content strategist, brand strategist, atau pekerja penyiaran. Mereka juga dapat berkarier di agensi kreatif, perusahaan media, organisasi, lembaga publik, dan perusahaan yang memiliki tim pemasaran digital.
Mahasiswa yang memilih jurusan ini dapat memperkuat keterampilan melalui pengalaman mengelola media sosial, membuat konten, mengikuti proyek kampanye, atau menjalani magang.
4. Bisnis Kreatif atau Manajemen Industri Kreatif
Industri kreatif tidak hanya membutuhkan orang yang mampu menghasilkan ide, tetapi juga tenaga yang dapat mengembangkan ide menjadi produk atau layanan bernilai ekonomi.
Karena itu, program studi Bisnis Kreatif atau Manajemen Industri Kreatif dapat menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang tertarik pada perpaduan kreativitas dan kewirausahaan.
Bidang studi ini dapat mencakup pengembangan produk, pemasaran, pengelolaan proyek, model bisnis, analisis pasar, hingga strategi membangun usaha.
Prospek kariernya mencakup wirausaha kreatif, project manager, business development, pengelola merek, serta spesialis pemasaran digital. Lulusan juga dapat bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang hiburan, media, desain, fesyen, dan pemasaran.
5. Informatika atau Teknik Informatika
Industri kreatif modern semakin berkaitan dengan teknologi. Mahasiswa mempelajari pemrograman, algoritma, pengembangan perangkat lunak, pengolahan data, dan berbagai dasar teknologi komputasi.
Lulusan dapat berkarier sebagai game developer, software developer, creative technologist, atau pengembang media interaktif. Mereka juga dapat bekerja di perusahaan teknologi, studio gim, perusahaan rintisan, maupun tim pengembangan produk digital.
Demikian beberapa jurusan kuliah yang cocok di industri kreatif sebagai pertimbangan kamu.
(asp/fef)
