Cara Menghitung Besaran Uang Saku MagangHub 2026

CNN Indonesia
Rabu, 23 Sep 2026 10:15 WIB
Ilustrasi mengatur keuangan
Ilustrasi. Peserta dapat menggunakan rumus berikut untuk mengetahui total besaran uang saku Maganghub Kemnaker yang didapat selama magang. (Foto: iStock/airdone)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Besaran uang saku peserta MagangHub Kemnaker 2026 ditetapkan berdasarkan wilayah kabupaten atau kota tempat pemagangan berlangsung.

Cara menghitung besaran uang saku MagangHub dapat dilakukan dengan mengalikan nominal uang saku per bulan sesuai wilayah dengan jumlah bulan peserta mengikuti program. Masa pemberian uang saku sendiri berlangsung paling lama selama enam bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Ketentuan tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri Ketenagakerjaan (Kepmenaker) Nomor 252 Tahun 2026.

Berdasarkan aturan tersebut, bantuan pemerintah diberikan dalam bentuk uang saku yang dibayarkan setiap bulan selama peserta menjalani pemagangan, dengan batas maksimal enam bulan.

Cara menghitung besaran uang saku MagangHub

Perhitungan uang saku MagangHub cukup sederhana karena nominalnya sudah ditentukan berdasarkan lokasi pemagangan.

Peserta dapat menggunakan rumus berikut untuk mengetahui total besaran uang saku yang didapat selama magang:

  • Total uang saku = uang saku per bulan × jumlah bulan pemagangan

Sebagai contoh, peserta yang mengikuti pemagangan di wilayah administrasi Jakarta memperoleh uang saku sebesar Rp5.729.876 per bulan.
Jika peserta mengikuti program selama enam bulan, perhitungannya menjadi:

  • Uang saku per bulan: Rp5.729.876
  • Lama pemagangan: 6 bulan
  • Total: Rp5.729.876 × 6
  • Total uang saku: Rp34.379.256

Angka tersebut merupakan total berdasarkan perhitungan nominal bulanan selama enam bulan. Pembayarannya tetap dilakukan setiap bulan sesuai ketentuan program.

Besaran uang saku berbeda berdasarkan wilayah

Perlu dipahami sebelumnya, nominal yang diterima peserta tidak sama di setiap daerah. Perbedaan tersebut mengikuti wilayah kabupaten atau kota yang menjadi lokasi pelaksanaan pemagangan.

Beberapa contoh nominal uang saku per bulan antara lain:

  • Kota Bandung: Rp4.737.678
  • Kota Bekasi: Rp5.999.443
  • Kabupaten Bekasi: Rp5.938.885
  • Kota Depok: Rp5.522.662
  • Kota Bogor: Rp5.437.203
  • Kabupaten Bogor: Rp5.161.769
  • Kota Surabaya: Rp5.288.796
  • Kota Semarang: Rp3.701.709
  • Kota Medan: Rp4.335.198
  • Kota Makassar: Rp4.148.719

Karena itu, peserta perlu melihat wilayah kabupaten atau kota tempat pemagangan, bukan hanya provinsi, sebelum menghitung total uang saku yang akan diterima.

Uang saku diberikan maksimal 6 bulan

Ketentuan mengenai durasi juga menjadi bagian penting dalam Cara Menghitung Besaran Uang Saku MagangHub. Bantuan pemerintah tersebut diberikan setiap bulan selama peserta mengikuti program, dengan jangka waktu paling lama enam bulan.

Artinya, peserta tidak dapat otomatis menghitung uang saku lebih dari enam bulan meskipun kegiatan pemagangan memiliki periode yang berbeda. Batas enam bulan menjadi acuan maksimal pemberian bantuan pemerintah.

Demikian cara menghitung besaran uang saku MagangHub 2026.

(gas/fef)
placeholder