Begini Cara Melaporkan Orangutan Terancam Karhutla

CNN Indonesia
Senin, 07 Sep 2026 15:15 WIB
Orangutan bernama Sampurna menerima perawatan darurat di Desa Kuala Satong, Ketapang, Kalimantan Barat, Minggu (30/8). Ia diduga terpapar asap karhutla.
Orangutan bernama Sampurna menerima perawatan darurat di Desa Kuala Satong, Ketapang, Kalimantan Barat, Minggu (30/8). Ia diduga terpapar asap karhutla. (REUTERS/Willy Kurniawan)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Tewasnya orangutan bernama Sampurna akibat terpapar asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat menarik atensi banyak orang dalam beberapa hari terakhir.

Diberitakan Reuters sebelumnya, Sampurna ditemukan dalam kondisi lemas di lokasi kebakaran hutan di Ketapang, Kalbar, pada Minggu (30/8). Warga pun langsung meminta bantuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski sudah mendapat pertolongan dari Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia dan dokter hewan, sayangnya Sampurna harus meregang nyawa.

Agar tak lagi ada Sampurna lainnya, penting untuk tahu bagaimana cara melaporkan orangutan yang terancam karhutla. Berikut ini panduannya:

1. Langsung hubungi call center BKSDA

Mengutip laman Kementerian Kehutanan, sejak 2018 sudah tersedia call center di 74 Balai (Besar) Taman Nasional dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Melalui layanan ini, masyarakat bisa mendapatkan informasi ataupun membuat laporan seputar gangguan di kawasan konservasi, baik melalui telepon atau pesan singkat. Gangguan yang dilaporkan, termasuk ancaman terhadap satwa liar dalam bentuk apa pun.

Adapun jika kamu mau melaporkan orangutan yang terancam karhutla di area Kalimantan Barat, bisa menghubungi Call Center BKSDA Kalbar di 08115776767 atau 08115670041 untuk wilayah Kabupaten Ketapang.

2. Berikan informasi jelas mengenai kondisi orangutan

Saat memberikan laporan ke call center, usahakan memberikan informasi akurat. Mulai dari lokasi penemuan, berikan titik koordinat GPS yang akurat.

Lalu terkait kondisi orangutan yang terdampak karhutla, berikan deskripsi jelas dan ringkas. Misalnya, apakah orangutan tersebut lemas, terluka, kesulitan bernapas, dan berbagai deskripsi lain yang sekiranya penting untuk disampaikan.

Kamu juga bisa menyertakan foto dan video sebagai bukti pendukung. Namun ingat, fokus melakukan laporan terlebih dahulu sebelum membagikannya ke media sosial.

3. Jaga jarak aman

Setelah selesai memberikan laporan, siagalah dan pantau situasi di sekitar orangutan yang terdampak karhutla. Jangan membuat kegaduhan yang bisa memicu orangutan stres atau bertindak agresif.

Demi keselamatan manusia, sebaiknya jaga pula jarak aman dengan orangutan. Hindari menyentuh, mengejar, atau mencoba menangkapnya. Tunggu hingga petugas datang sambil memberikan kabar terkini posisi orangutan.

4. Jangan berusaha tangani sendiri

Mengutip laman Ecobiz Asia, BKSDA Kalbar mengimbau masyarakat agar tidak menangani sendiri satwa liar yang sakit, terluka, atau terdampak karhutla. Hal ini termasuk memberikan makan dan minum.

Mintalah panduan dari call center tentang apa saja yang bisa kamu lakukan sebagai pertolongan pertama. Jika tidak ada panduan apa pun, tunggu hingga petugas datang sambil menjaga keamanan diri dan orangutan.

[Gambas:Video CNN]

5. Berdonasi untuk mendukung upaya perlindungan orangutan

Sejumlah cara melaporkan orangutan terancam karhutla di atas bisa dilakukan oleh masyarakat yang berlokasi dekat dengan tempat kejadian, terutama di Kalimantan.

Namun sekalipun tidak berada di Kalimantan, kamu tetap bisa turut mendukung penyelamatan orangutan yang terdampak karhutla dengan cara berdonasi ke organisasi nirlaba yang memang memiliki perhatian terhadap perlindungan satwa.

Itu dia cara dan tahapan melaporkan orangutan yang terancam karhutla. Jangan sampai ada Sampurna lainnya yang meregang nyawa akibat kebakaran hutan.

(rti)