Namun, penjualan ritel atau dari diler ke konsumen justru mengalami penurunan 5 persen seperti yang dikatakan PT Astra Daihatsu Motor (ADM). Menurut pihak ADM, penurunan tersebut salah satunya disebabkan oleh jumlah kredit bermasalah yang diberikan dari perusahaan pembiayaan mengalami kenaikan.
Dikutip detikcom, meski naik penurunan ritel diakibatkan pasar yang tidak tumbuh seusi harapan khususnya soal non performing loan, atau soal pinjaman bermasalah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amel menambahkan sebagian besar konsumennya memang membeli mobil menggunakan jasa leasing. Banyaknya kredit bermasalah tersebut membuat perusahaan leasing kini lebih berhati-hati memberikan fasilitas kredit.
"SPK kami baik sekali bulan lalu lebih dari 19.000, tapi realisasi ritel 15.341. Tentu saja kami berusaha maksimal tapi persetujuan kredit dari leasing. Kami mencoba untuk mencari customer sesuai dengan kualifikasi leasing," jelas Amel. (pit)