Pesawat bernama Hayabusa 2 itu awalnya dijadwalkan meluncur 1 Desember 2014, namun karena cuaca yang buruk penerbangannya diundur dua hari lebih lama.
Tepat tanggal 3 Desember 2014 pesawat itu diluncurkan di Tanegashima Space Center. Hayabusa 2 akan melakukan perjalanan enam tahun di ruang angkasa untuk mengejar asteroid asteroid 1999 JU3 yang diprediksi akan ditaklukan pada Juni 2018 mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asteroid 1999 JU3 ada kalanya mendekat ke orbit Bumi. Observasi terakhir yang dilakukan oleh JAXA menunjukan ukuran asteroid ini yaitu sekitar 920 meter dan berbentuk seperti bola dengan priode rotasinya kira-kira 7,6 jam. Asteroid ini merupakan tipe C, yaitu asteroid yang bebatuannya mengandung material organik dan air lebih banyak ketimbang asteroid pada umumnya.