Pebalap asal Italia itu kemudian sempat dikabarkan akan menjadi pebalap tes Ferrari pada 2007. Namun, kontraknya dengan Yamaha membuat Rossi mengurungkan rencana tampil di ajang F1.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak pernah menyesal. Bisa tampil di F1 mungkin merupakan impian yang jadi kenyataan, tapi satu impian yang sulit dilakukan. Saya tidak berpikir meninggalkan MotoGP. Saya mengambil keputusan yang tepat," ujar Rossi kepada La Gazzetta dello Sport.
"Ketika Senna membalap, saya tidak menyukainya. Saya lebih mendukung Nigel Mansell, dan ketika dia gabung Ferrari, saya mendukung Prost. Tapi saya suka apa yang dilakukan Senna di GP Jelang 1990," ucap Rossi.
Rossi sudah menyatakan ingin memperpanjang kontraknya bersama Yamaha dua tahun lalu dan pensiun saat 39 tahun. Setelah itu, pebalap 37 tahun itu ingin berpartisipasi di sejumlah seri balap mobil.
"Setelah 39 tahun saya akan mendapatkan banyak uban. Tapi, saya bisa ambil bagian di sejumlah balap mobil, seperti 24 Le Mans atau Reli Dakar," ujar Rossi. (har)