Meski hubungannya dengan Marquez sudah tidak bisa diperbaiki, Rossi mengatakan akan tetap menghormati pebalap asal Spanyol tersebut di atas sirkuit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rossi mengaku benar-benar tertipu dengan sikap Marquez yang berusaha tetap menjadi temannya. Pebalap asal Italia itu mulai curiga dengan sikap Marquez setelah balapan di GP Belanda musim lalu.
"Saya membiarkan saya ditipu Marquez. Dia benar-benar mengkhianati saya. Dia bilang mengidolakan saya, tapi itu semua bohong," ucap Rossi.
"Saya hampir mempercayainya, dan saya siap menjadi rivalnya, memberikan 100 persen di atas trek. Tapi itu semua pada akhirnya sebuah kebohongan. Di Assen (Belanda) saya sadar dia hanya menjadi teman saya ketika dia berhasil mengalahkan saya," sambungnya.
Sulit bagi Marquez untuk berdamai dengan Rossi. Pasalnya pengoleksi sembilan gelar juara dunia Grand Prix itu pribadi yang sulit untuk memaafkan seseorang. "Saya orang yang keras hati," tegas Rossi.
Rossi dan Marquez akan kembali bersaing pada seri pembuka MotoGP 2016 di GP Qatar, 20 Maret mendatang. (har)